Jumat, 01 November 2013
Ana Westy
Ana Westy, tetapi lebih senang dipanggil Achie, lahir dan besar di Kalimantan Barat 3 Maret 1985, lalu menghabiskan masa kuliah dan kerja di Bandung. Senang menyebut diri sebagai penyiar yang penulis-penulis yang penyiar. Senang menulis karena ingin sekali tulisan-tulisannya bisa bermanfaat dan menginspirasi bagi banyak orang sekaligus tetap aktif di dunia penyiaran. Produksi karya fiksi dan non fiksi telah diterbitkan di berbagai media seperti Tribun Jabar, Pikiran Rakyat, dan Penerbit Esensi.
Cok Sawitri
Cok Sawitri lahir di Sidemen, Karangasem, Bali, 1 September 1968, kini tinggal di Denpasar, Bali. Pertengahan tahun 2006, ia berkolaborasi dengan Dean Moss dari New York dalam acara Dance Theater.
Selain sebagi aktivis teater, Cok juga menulis beberapa artikel, puisi, cerita pendek dan juga aktif dalam aktifitas budaya sosial sebagai pendiri Forum Perempuan Mitra Kasih Bali ditahun 1997 dan Kelompok Tulis Ngayah ditahun 1989. Cok tercatat sebagai salah satu dari penasehat The Parahyang untuk majelis Desa Pekraman atau desa dat) di Sidemen, Karangasem, Bali. Ia juga aktif dalam organisasi yang bergerak dalam bidak perempuan dan kemanusiaan sampai grup-grup teater di Bali.
Menurutnya teater di Bali sangat berbeda dari teater lain di Indonesia, atau di dunia pada umumnya. Perbedaan yang sederhana adalah teater di Bali sangat berdasarkan pada proses kreatif budaya di pulau tersebut. Pertunjukan di Bali umumnya menampilkan kekuatan dan semangat.
Karya-karya dari Cok sawitri adalah Meditasi Rahim tahun 1991, Pembelaan Dirah dan puisi Ni Garu tahun 1996, Permainan Gelap Terang ditahun 1997, Sekuel Pembelaan Dirah pada tahun 1997, Hanya Angin Hanya Waktu tahun 1998, Pembelaan Dirah pada festival monolog tahun 1999 di Bali, Puitika Melamar Tuhan tahun 2001, Anjing Perempuanku, di Denpasar, Singaraja, Karangasem dtahun 2003, Aku Bukan Perempuan Lagi tahun 2004, Badan Bahagia, bagian dari wisuda Gumi, episode pertama dari Pembelaan Dirah di Ubud, dan Pusat Seni Provinsi Bali pada tahun2005.
D. Kemalawati
D. Kemalawati, beliau adalah penulis puisi kelahiran 1965 dari kota Meulaboh yang porak poranda oleh tsunami 2004.Dianing Widya Yudhistira

Dianing Widya Yudhistira (lahir di Batang, Jawa Tengah, 6 April 1974; umur 39 tahun) adalah seorang sastrawati Indonesia. Mengawali debutnya sebagai penulis puisi, cerita pendek, dan resensi buku sejak 1992, dipublikasikan di berbagai media massa antara lain Republika, Media Indonesia, Koran Tempo, The Jakarta Post, Nova, HorisonWawasan, Cempaka, Suara Merdeka, Memorandum, Jawa Pos, Pikiran Rakyat, Waspada, Serambi Indonesia, Suara Nusa, Bali Pos, Majalah GEN dan Tunas Cipta (Malaysia), dan Bahana (Brunei Darussalam)
Tahun 1996 diundang dan mengikuti “Mimbar Penyair Abad 21” di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Desember 2003 diundang Dewan Kesenian Jakarta untuk baca puisi dalam forum “Temu Sastra Jakarta”. Kini Dianing Widya tinggal di Perumahan Vila Pamulang, Blok Dj-7/8, Pondok Petir, Sawangan, Depok 16517
HUDAN NUR

HUDAN NUR lahir pada 23 November 1985. Sekarang dipercaya sebagai ketua Komunitas Sastra Indonesia (KSI) Palu-Sulawesi Tengah. Karya-karyanya berupa puisi, cerpen, essay dan artikel tersebar pada Untaian Mutiara RRI Nusantara, Banjarbaru Post, Banjarmasin Post, Radar Banjarmasin, Buletin Sloka Tepian, waTas Media, Buletin Rumah Sastra Bandung, Tabloid Realitas, Rakat Media, Buletin Aliance BenKilTra, Sinar Harapan, Republika, Suara Karya, Sinar Kalimantan, Radar Sulteng, Mercusuar, Media Alkhairat, Buletin Hysteria, Majalah Sastra Horison .
Sering mengikuti dan membuat diskusi, apresiasi dan event bertajuk sastra. Diundang pada Kongres Komunitas Sastra Indonesia di Kudus, 2008. Mengikuti Pertemuan Literasi Indonesia Oleh Ode Kampung, Rumah Dunia di Serang Banten pada Desember 2008. Menghadiri Temu Sastrawan Indonesia II di Pangkalpinang (Kepulauan Bangka Belitung) 2009 dan Temu Sastrawan Indonesia III di Tanjungpinang (Kepulauan Riau) 2010. Tahun 2007 menjadi peserta MASTERA (Majelis Sastra se-Asia Tenggara): Puisi.
Sajak-sajaknya bisa ditemukan dalam bunga rampai: Narasi Matahari (KSBK:2002), Notasi Kota 24 Jam (KSBK:2003), Bulan di Telan Kutu (KSBK:2004), Bumi Menggerutu (KSBK:2005), DIMENSI (KSSB:2005), Ragam Sunyi Jejak Tsunami (Medan, 2005), Melayat Langit (KSBK:2006), Rahasia Sedih Tak Bersebab (Pan.Aruh Sastra:2006), Seribu Sungai Paris Barantai (Pan.Aruh Sastra:2006), 142 Penyair Nusantara Menuju Bulan (KSSB:2007), Kugadaikan Luka (KSBK:2007), Antologi Penyair Kontemporer Indonesia Antologi Puisi Dwi Bahasa: Indonesia dan Mandarin (Perhimpunan Penulis Yin Hua, Jakarta:2007), Malaikat Hutan Bakau (KSBK:2008), Tarian Cahaya Di Bumi Sanggam (Pan.Aruh Sastra:2008), Wajah Deportan (Pusat Bahasa, Jakarta:2009), Menggoda Kehidupan (KSBK:2009), Pedas Lada Pasir Kuarsa (TSI II, Bangka Belitung:2009), Do’a Pelangi Di Tahun Emas (Pan.Aruh Sastra:2009), Kaos Hitam Cinta, Antologi Puisi Penyair Perempuan Indonesia Mutakhir (Masyarakat Sastra Jakarta:2009), Nyanyian Pulau-Pulau Wanita Penulis Indonesia (Yayasan Obor Indonesia:2010), Berjalan Ke Utara In Memoriam Moh. Wan Anwar (Magma, Bandung: 2010), Beranda Senja (Kosa Kata Kita, Jakarta: 2010), Percakapan Lingua Franca (TSI III, Tanjungpinang–Kepulauan Riau) dan Menulis Dalam Gelap: Blogger di balik Sampul (Komunitas Blogger Kayuh Baimbai: 2010).
Cerpen-cerpennya terdapat dalam antologi: Bunga Penyejuk Hati (2007) dan Tanpa Nyanyian (TahuraMedia:2008). Manuskrip pribadi: Si Lajang (2002) dan Tragedi 3 November (2003). Di perpuisian bersama kawan-kawan ikut mendirikan Komunitas Teras Puitika dan AUK. Alamat Jalan Tanderante No. 30 RT01/05 Kel. Kabonena Palu Barat Sulteng 94228. Weblog : http://hudannur.blogspot.com/ Email hudan.nur@gmail.com
KALSUM BELGIS

KALSUM BELGIS
Lahir di Martapura, 21 Agustus 1978. Pernah mengikuti latihan tari dan teater di Teater mBlink Kuningan dengan pengawasan Aby Manyu dan bergabung dengan BKS Kostrad di bawah naungan bapak Lim Kampy. Mengenyam pendidikan SMP dan SMA di Kota Bandung. Menimba ilmu di IKJ. Sekarang tinggal di Kota Martapura, Pelaihari, dan Banjarbaru. Buku kumpulan puisinya adalah Mantra Rindu (Mingguraya Press, Banjarbaru, 2012) dan Mantra Petapa (Muthiara Int., 2012. Bagian dari Antologi Puisi Perempuan Penyair Indonesia Terkini, KARTINI 2012 (Penerbit Komunitas Radja Ketjil & Kosa Kata Kita – Jakarta, 2012).
Senin, 09 September 2013
Susilaning Styawaty Hardjono

Lahir di sragen 5 November 1969, Lulusan fakultas sastra Unv, Sebelas maret Solo
Nona G Muchtar

perempuan yang ingin jadi dirinya sendiri. tak ingin mengekang siapa siapa, tak ingin dikekang siapa siapa kecuali oleh Tuhannya..
Sandra Palupi

Lahir di Jakarta, 1 April 1976. Mari bebas berkarya. Saling bagi, saling isi. Kita mengembara bersama. Salam persahabatan.
Sabtu, 07 September 2013
Ike Soepomo
Ike Soepomo dilahirkan di Serang, Banten, 28 Agustus 1946. Menulis sejak duduk di Sekolah Menengah Pertama. Hampir seluruh novelnya telah difilmkan. Selain novel, ia menulis cerita pendek, novelet, artikel, skenario film. Karya-karyanya antara lain: Untaian yang Terberai, Anyelir Merah Jambu, Putihnya Harapan, Permata, Lembah Hijau, Malam Hening Kasih Bening, Mawar Jingga, Kembang Padang Kelabu, Kabut Sutra Ungu. Film yang didasarkan pada karyanya yang paling populer, Kabut Sutra Ungu, meraih beberapa piala “Citra” serta penghargaan Festival Film Asia di Bali. Sedangkan beberapa skenario film yang ditulisnya adalah: Hati Selembut Salju, Mawar Jingga, Hilangnya Sebuah Mahkota.
ike soepomo itu pengarang novel inspirasi film Indonesia
ike soepomo itu pengarang novel inspirasi film Indonesia
Nh. Dini (Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin)
Nh. Dini
Author profile
born
in Semarang, Indonesia
Lahir di Semarang , February 29, 1936
About this author
Nh. Dini (Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin) started writing since 1951. In 1953, her short stories can be found in most of national magazines like Kisah, Mimbar Indonesia, and Siasat. She also writes poems, radio play, and novel.
Bibliography:
* Padang Ilalang di Belakang Rumah
* Dari Parangakik ke Kampuchea
* Sebuah Lorong di Kotaku
* Jepun Negerinya Hiroko
* Langit dan Bumi Sahabat Kami
* Namaku Hiroko
* Tirai Menurun
* Pertemuan Dua Hati
* Sekayu
* Pada Sebuah Kapal
* Kemayoran
* Keberangkatan
* Kuncup Berseri
* Dari Fontenay Ke Magallianes
* La Grande Borne
Ani Idrus
Ani Idrus (lahir di Sawahlunto, Sumatera Barat, 25 November 1918 – meninggal di Medan, Sumatera Utara, 9 Januari 1999 pada umur 80 tahun) adalah seorang wartawati senior yang mendirikan Harian Waspada bersama suaminya H. Mohamad Said pada tahun 1947.
Ani Idrus dimakamkan di Pemakaman Umum Jalan Thamrin - Medan. Terakhir ia menjabat Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Harian Waspada dan Majalah Dunia Wanita di Medan.
Selain berkecimpung dalam dunia jurnalistik, ia juga mendirikan dan memimpin lembaga pendidikan yang bernaung dalam Yayasan Pendidikan Ani Idrus. Pada akhir hayatnya, ia juga menjabat Ketua Umum Sekolah Sepak Bola WASPADA, Medan, Direktur PT. Prakarsa Abadi Press, Medan, dan Ketua Yayasan Asma Cabang Sumatera Utara.
Rayani Sriwidodo
Rayani Sriwidodo dilahirkan di Kotanopan, Sumatera Utara 6 November 1946. Cerpennya “Balada Satu Kuntum” memperoleh penghargaan Nemis Prize dari Pemerintah Chile (1987). Karya-karya alumna Iowa Writing Program, Iowa University, Amerika Serikat ini antara lain: Pada Sebuah Lorong (1968; bersama Todung Mulya Lubis), Kereta Pun Terus Berlalu, Percakapan Rumput, Percakapan Hawa dan Maria (1989), Balada Satu Kuntum (1994), Sembilan Kerlip Cermin (2000).
Dorothea Rosa Herliany
Dorothea Rosa Herliany (lahir di Magelang, Jawa Tengah, 20 Oktober 1963; umur 49 tahun) adalah seorang penulis dan penyair Indonesia.
Setamat SMA Stella Duce di Yogyakarta, ia melanjutkan pendidikan ke Jurusan Sastra Indonesia, FPBS IKIP Sanata Dharma, Yogyakarta (kiniUniversitas Sanata Dharma) dan tamat dari sana tahun 1987.
Ia mendirikan Forum Ritus Kata dan menerbitkan berkala budaya Kolong Budaya. Pernah pula membantu harian Sinar Harapan dan majalah Prospek diJakarta. Kini ia mengelola penerbit Tera di Magelang.
Ia menulis sajak dan cerpen. Kumpulan sajaknya: Nyanyian Gaduh (1987), Matahari yang Mengalir (1990), Kepompong Sunyi (1993), Nikah Ilalang(1995), Mimpi Gugur Daun Zaitun (1999), dan Kill the Radio (Sebuah Radio, Kumatikan; edisi dwibahasa, 2001). Kumpulan cerpennya: Blencong (1995),Karikatur dan Sepotong Cinta (1996).
Dad Murniah (Nia Samsihono)
Dad Murniah, lahir di Pontianak, 16 September 1959. keturunan Dayak Maanyan, Kalimantan Tengah. Masa kecil dihabiskan di Jakarta, Solo, dan Purwokerto. Menyelesaikan Pendidikan di SMA 1 Purbalingga, S1 Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas Diponegoro, Semarang dan S2 di Universitas Indonesia. Telah lama menulis puisi ketika masih menjadi mahasiswi Fakultas Sastra Universitas Diponegoro, tahun 1980-an, dengan memakai nama “Nia Samsihono” dan sering dimuat di media massa terbitang semarang.
Fanny J. Poyk
Fanny J. Poyk adalah seorang penulis cerpen produktif. Karya perempuan kelahiran Bima 1960 dimuat di berbagai media cetak nasional seperti Sinar Harapan, Suara Karya, Jurnal Nasional, Suara Pembaruan, Bali Post, Kartini dan Sarinah. Buku-bukunya yang sudah terbit antara lain Pelangi Di Langit Bali, Istri-istri Orang Seberang (Esensi, 2008), Perjuangan para Ibu : Anakku Pecandu Narkoba (Erlangga), Narkoba Sayonara (Esensi, 2006).
Meski lahir di Bima, Fanny menikmati masa kecil hingga ramajanya di Bali. Ia lalu kuliah di Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta. Seusai menamatkan kuliah, ia bekerja sebagai editor di tabloid anak-anak Fantasi, lalu ke majalah Potensi. Selain menulis, ia juga aktif dalam organisasi Wanita Penulis Indonesia
Helvy Tiana Rosa
Helvy Tiana Rosa
Mata Ketiga Cinta (ANPH, 2012)
Kartini 2012: Antologi Puisi Perempuan Penyair Indonesia Mutakhir (Kosakatakita, 2012)
Ketika Mas Gagah Pergi...dan Kembali (ANPH,2011)
Bukavu (LPPH, 2008)
Catatan Pernikahan (LPPH, 2008)
Tanah Perempuan, Naskah Drama (Lapena, 2007)
Risalah Cinta (Lingkar Pena Publishing House, 2005)
Menulis Bisa Bikin Kaya! (MVP, 2006)
Perempuan Bermata Lembut ( Antologi Cerpen Bersama, FBA Press, 2005)
Ketika Cinta Menemukanmu (Antologi Cerpen Bersama, Gema Insani Press, 2005)
Dokumen Jibril (Antologi Cerpen Bersama, Republika, 2005)
Jilbab Pertamaku (Kumpulan Tulisan Bersama, LPPH, 2005)
1001 Kisah Luar Biasa dari Orang-orang Biasa (Penerbit Anak Saleh 2004)
Dari Pemburu ke Teurapeutik (Antologi Cerpen Bersama, Pusat Bahasa, 2004)
Lelaki Semesta (Antologi Cerpen Bersama, LPPH, 2004)
Matahari Tak Pernah Sendiri I (Kumpulan Tulisan Bersama, LPPH, 2004)
Di Sini Ada Cinta! (Kumpulan Tulisan Bersama, LPPH, 2004)
Leksikon Sastra Jakarta (DKJ dan Penerbit Bentang, 2003)
Segenggam Gumam, Esai-esai Sastra dan Budaya, Syaamil, 2003)
Bukan di Negeri Dongeng (Syaamil, 2003)
Lelaki Kabut dan Boneka/ Dolls and The Man of Mist, Kumpulan Cerpen Dwi Bahasa (Syaamil, 2002)
Wanita yang Mengalahkan Setan, Kritik Sastra (Tamboer Press/ Indonesia Tera, 2002)
Pelangi Nurani (Syaamil, 2002)
Sajadah Kata (Antologi Puisi Bersama, Syaamil, 2002)
Kitab Cerpen: Horison Sastra Indonesia (Yayasan Indonesia & Ford Foundation, 2002)
Dunia Perempuan (Antologi Cerpen Bersama, Bentang, 2002)
Ini…Sirkus Senyum (Antologi Cerpen Bersama, Komunitas Bumi Manusia, 2002)
Luka Telah Menyapa Cinta (Antologi Cerpen Bersama, FBA Press, 2002)
Kado Pernikahan (Antologi Cerpen Bersama, Syaamil, 2002)
Graffiti Gratitude (Antologi Puisi Bersama, Penerbit Angkasa, 2001)
Dari Fansuri ke Handayani (Penerbit Horison dan Ford Foundation, 2001)
Ketika Duka Tersenyum (Antologi Cerpen Bersama, FBA Press, 2001)
Titian Pelangi, Kumpulan Cerpen (Mizan, 2000)
Hari-Hari Cinta Tiara, Kumpulan Cerpen (Mizan, 2000)
Akira no Seisen/ Akira: Muslim wa tashiwa, Novel (Syaamil, 2000)
Pangeranku, Cerita Anak (Syaamil, 2000)
Manusia-Manusia Langit, Kumpulan Cerpen (Syaamil, 2000)
Nyanyian Perjalanan, Kumpulan Cerpen (Syaamil, 1999)
Hingga Batu Bicara, Kumpulan Cerpen (Syaamil, 1999)
Lentera (An Najah Press,1999)
Kembara Kasih, Novel (Pustaka Annida, 1999)
Sebab Sastra yang Merenggutku dari Pasrah, Kumpulan Cerpen (Gunung Jati, 1999)
Ketika Mas Gagah Pergi, Kumpulan Cerpen (Pustaka Annida, 1997. Cet II dstnya Syaamil )
Mc Alliester, Novel (Moslem Press, London, 1996)
Angkatan 2000 Dalam Sastra Indonesia (Kumpulan Tulisan Bersama, Grasindo, 2000.)
Kembang Mayang (Antologi Cerpen Bersama, Penerbit Kelompok Cinta Baca, 2000)
Sembilan Mata Hati (Antologi Cerpen Bersama, Pustaka Annida, Jakarta, 1998), dll
Karya sastra Drama:
Jiroris (2012)
Tanah Perempuan versi 3 Babak (2009)
Tanah Perempuan versi 9 Babak (2005)
Mataairmata Merdeka (bersama Rahmadiyanti, 2000).
Pertemuan Perempuan (bersama Muthiah Syahidah, 1997)
Mencari Senyuman (1998)
Sebab Aku Cinta, Sebab Aku Angin (1999)
Luka Bumi (1997)
Fathiya dari Srebrenica (1994)
Maut di Kamp Loka (1994)
Negeri Para Pesulap (1993)
Aminah & Palestina (1991)
Mata Ketiga Cinta (ANPH, 2012)
Kartini 2012: Antologi Puisi Perempuan Penyair Indonesia Mutakhir (Kosakatakita, 2012)
Ketika Mas Gagah Pergi...dan Kembali (ANPH,2011)
Bukavu (LPPH, 2008)
Catatan Pernikahan (LPPH, 2008)
Tanah Perempuan, Naskah Drama (Lapena, 2007)
Risalah Cinta (Lingkar Pena Publishing House, 2005)
Menulis Bisa Bikin Kaya! (MVP, 2006)
Perempuan Bermata Lembut ( Antologi Cerpen Bersama, FBA Press, 2005)
Ketika Cinta Menemukanmu (Antologi Cerpen Bersama, Gema Insani Press, 2005)
Dokumen Jibril (Antologi Cerpen Bersama, Republika, 2005)
Jilbab Pertamaku (Kumpulan Tulisan Bersama, LPPH, 2005)
1001 Kisah Luar Biasa dari Orang-orang Biasa (Penerbit Anak Saleh 2004)
Dari Pemburu ke Teurapeutik (Antologi Cerpen Bersama, Pusat Bahasa, 2004)
Lelaki Semesta (Antologi Cerpen Bersama, LPPH, 2004)
Matahari Tak Pernah Sendiri I (Kumpulan Tulisan Bersama, LPPH, 2004)
Di Sini Ada Cinta! (Kumpulan Tulisan Bersama, LPPH, 2004)
Leksikon Sastra Jakarta (DKJ dan Penerbit Bentang, 2003)
Segenggam Gumam, Esai-esai Sastra dan Budaya, Syaamil, 2003)
Bukan di Negeri Dongeng (Syaamil, 2003)
Lelaki Kabut dan Boneka/ Dolls and The Man of Mist, Kumpulan Cerpen Dwi Bahasa (Syaamil, 2002)
Wanita yang Mengalahkan Setan, Kritik Sastra (Tamboer Press/ Indonesia Tera, 2002)
Pelangi Nurani (Syaamil, 2002)
Sajadah Kata (Antologi Puisi Bersama, Syaamil, 2002)
Kitab Cerpen: Horison Sastra Indonesia (Yayasan Indonesia & Ford Foundation, 2002)
Dunia Perempuan (Antologi Cerpen Bersama, Bentang, 2002)
Ini…Sirkus Senyum (Antologi Cerpen Bersama, Komunitas Bumi Manusia, 2002)
Luka Telah Menyapa Cinta (Antologi Cerpen Bersama, FBA Press, 2002)
Kado Pernikahan (Antologi Cerpen Bersama, Syaamil, 2002)
Graffiti Gratitude (Antologi Puisi Bersama, Penerbit Angkasa, 2001)
Dari Fansuri ke Handayani (Penerbit Horison dan Ford Foundation, 2001)
Ketika Duka Tersenyum (Antologi Cerpen Bersama, FBA Press, 2001)
Titian Pelangi, Kumpulan Cerpen (Mizan, 2000)
Hari-Hari Cinta Tiara, Kumpulan Cerpen (Mizan, 2000)
Akira no Seisen/ Akira: Muslim wa tashiwa, Novel (Syaamil, 2000)
Pangeranku, Cerita Anak (Syaamil, 2000)
Manusia-Manusia Langit, Kumpulan Cerpen (Syaamil, 2000)
Nyanyian Perjalanan, Kumpulan Cerpen (Syaamil, 1999)
Hingga Batu Bicara, Kumpulan Cerpen (Syaamil, 1999)
Lentera (An Najah Press,1999)
Kembara Kasih, Novel (Pustaka Annida, 1999)
Sebab Sastra yang Merenggutku dari Pasrah, Kumpulan Cerpen (Gunung Jati, 1999)
Ketika Mas Gagah Pergi, Kumpulan Cerpen (Pustaka Annida, 1997. Cet II dstnya Syaamil )
Mc Alliester, Novel (Moslem Press, London, 1996)
Angkatan 2000 Dalam Sastra Indonesia (Kumpulan Tulisan Bersama, Grasindo, 2000.)
Kembang Mayang (Antologi Cerpen Bersama, Penerbit Kelompok Cinta Baca, 2000)
Sembilan Mata Hati (Antologi Cerpen Bersama, Pustaka Annida, Jakarta, 1998), dll
Karya sastra Drama:
Jiroris (2012)
Tanah Perempuan versi 3 Babak (2009)
Tanah Perempuan versi 9 Babak (2005)
Mataairmata Merdeka (bersama Rahmadiyanti, 2000).
Pertemuan Perempuan (bersama Muthiah Syahidah, 1997)
Mencari Senyuman (1998)
Sebab Aku Cinta, Sebab Aku Angin (1999)
Luka Bumi (1997)
Fathiya dari Srebrenica (1994)
Maut di Kamp Loka (1994)
Negeri Para Pesulap (1993)
Aminah & Palestina (1991)
Langganan:
Komentar (Atom)



.jpg)





.jpg)


